Wakil Ketua Banggar MPR RI: Kurban Sebagai Investasi untuk Karakter Generasi Muda

Jakarta – Dalam era yang semakin kompleks ini, peran generasi muda sangatlah vital untuk masa depan bangsa. Wakil Ketua Badan Penganggaran MPR RI, Johan Rosihan, menekankan bahwa ibadah kurban tidak hanya sekadar ritual spiritual, tetapi juga merupakan investasi berharga dalam membangun karakter serta meningkatkan kepedulian sosial di kalangan pemuda. Pernyataan ini disampaikan saat beliau mendampingi Delegasi Sekolah Pilar Muda dalam kegiatan pemotongan dan penyaluran hewan kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah, yang berlangsung di Rumah Aspirasi Johan Rosihan, Sumbawa Besar.
Pentingnya Keterlibatan Generasi Muda dalam Ibadah Kurban
Dalam kegiatan sosial ini, para delegasi muda berpartisipasi secara aktif dalam seluruh rangkaian proses, mulai dari pemotongan hewan, pengemasan daging, hingga pendistribusian kepada masyarakat di Kelurahan Seketeng dan Kelurahan Pekat, Kabupaten Sumbawa. Keterlibatan langsung ini memberikan mereka kesempatan untuk belajar dan merasakan pengalaman nyata tentang arti pengabdian kepada masyarakat.
Metode Pendidikan Kepemimpinan Melalui Kurban
Johan Rosihan mengungkapkan bahwa partisipasi aktif dalam kegiatan ini merupakan metode pendidikan kepemimpinan yang sangat efektif. Melalui pengalaman nyata, generasi muda dapat memahami pentingnya kerja sama dan pengabdian dalam masyarakat. Hal ini juga sejalan dengan nilai-nilai yang diajarkan selama Idul Adha, yaitu keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama.
- Keikhlasan dalam berbagi
- Pengorbanan untuk kesejahteraan orang lain
- Kepedulian sosial yang mendalam
- Pemahaman akan tanggung jawab sosial
- Pengembangan karakter positif
Membangun Karakter Pemimpin Masa Depan
“Nilai-nilai ini sangat penting untuk ditanamkan kepada generasi muda, karena mereka adalah calon pemimpin masa depan bangsa. Kita ingin mereka tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki empati dan kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat,” jelas Johan Rosihan dalam keterangannya, pada Minggu (31/5/2026).
Investasi Terbaik untuk Masa Depan Bangsa
Lebih lanjut, Johan menegaskan bahwa pembangunan nasional tidak dapat hanya berfokus pada infrastruktur fisik dan ekonomi. Investasi yang paling krusial bagi negara sebenarnya terletak pada kualitas sumber daya manusia (SDM). Dalam konteks ini, membentuk mentalitas generasi muda yang berintegritas, solider, dan memiliki semangat gotong royong menjadi sangat penting.
Menjawab Tantangan Era Digital
Di tengah arus perkembangan teknologi yang semakin cepat, Johan menyatakan bahwa anak muda perlu mendapatkan lebih banyak ruang untuk belajar yang terhubung dengan realitas sosial. Aktivitas seperti penyaluran kurban ini menjadi sarana strategis untuk menumbuhkan kepekaan sosial sekaligus memperkuat pilar kebangsaan yang berlandaskan persaudaraan.
Pengalaman Berharga Bersama Sekolah Pilar Muda
Johan berharap pengalaman berharga yang didapatkan oleh para peserta dari Sekolah Pilar Muda ini dapat membekali mereka dengan kapasitas kepemimpinan yang akan sangat dibutuhkan di masa depan. Indonesia memerlukan individu yang kreatif, cerdas, dan berkomitmen untuk menjadi solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.
Mewujudkan Pemimpin yang Dekat dengan Rakyat
“Kita ingin menghasilkan pemimpin-pemimpin masa depan yang tidak hanya dekat dengan rakyat, tetapi juga memahami kebutuhan masyarakat. Nilai-nilai kepedulian dan pengabdian harus dijadikan sebagai fondasi dalam kepemimpinan mereka,” tutup Johan Rosihan. Dengan semangat berbagi yang tercermin dalam ibadah kurban, diharapkan generasi muda dapat membawa kontribusi positif untuk kemajuan bangsa.


