RSUD Abdul Moeloek Luncurkan Layanan Pemasangan CDL Hemodialisa yang Cepat dan Presisi

Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, terutama bagi pasien dengan gagal ginjal kronis, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung meluncurkan layanan pemasangan Catheter Double Lumen (CDL) yang bertujuan untuk mendukung proses hemodialisa dengan lebih cepat dan akurat. Sebagai rumah sakit tipe A dan lembaga rujukan utama di wilayah Provinsi Lampung, RSUDAM berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang optimal dan responsif terhadap kebutuhan pasien.
Pentingnya Layanan Pemasangan CDL Hemodialisa
Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, dr. Imam Ghozali, Sp.An., KMN., M.Kes, mengungkapkan bahwa pemasangan CDL merupakan langkah medis penting, terutama bagi pasien yang belum memiliki akses vaskular permanen, seperti fistula. Hal ini menjadi semakin vital dalam situasi darurat atau bagi pasien yang baru memulai terapi hemodialisa.
“Pemasangan CDL memberikan solusi yang cepat dan efektif, baik dalam keadaan mendesak maupun untuk pasien baru, sehingga mereka dapat segera menjalani terapi cuci darah tanpa mengalami penundaan,” jelasnya.
Definisi dan Fungsi CDL
Catheter Double Lumen (CDL) adalah alat medis khusus yang memiliki dua saluran terpisah. Masing-masing lumen berfungsi sebagai akses sementara ke dalam pembuluh darah. Satu lumen digunakan untuk mengalirkan darah keluar dari tubuh ke mesin dialisis, sedangkan lumen lainnya berfungsi untuk mengembalikan darah yang telah dibersihkan kembali ke dalam tubuh.
Prosedur Pemasangan CDL di RSUDAM
Pemasangan CDL di RSUD Abdul Moeloek dilakukan oleh tim dokter spesialis yang berpengalaman, termasuk dr. Muhammad Danasha Utomo, Sp.BTKV. Prosedur ini dilaksanakan dengan mengutamakan standar keselamatan yang tinggi, serta didukung oleh teknologi medis terkini. Alat CDL yang dipakai adalah alat sekali pakai (single use) untuk meminimalkan risiko infeksi dan kontaminasi silang.
Pentingnya Kecepatan dan Ketepatan Penanganan
Dalam situasi kritis, kecepatan dan ketepatan dalam penanganan pasien menjadi kunci untuk keselamatan. Dengan adanya layanan CDL yang responsif, pasien dapat segera melakukan hemodialisa tanpa harus menunggu akses vaskular permanen.
Pelayanan Berorientasi Pasien
RSUDAM juga berkomitmen untuk memberikan edukasi kepada pasien dan keluarga mengenai perawatan akses hemodialisa. Penyuluhan ini penting untuk mengurangi risiko komplikasi dan sekaligus meningkatkan kualitas hidup pasien.
Kapastitas dan Operasional Instalasi Hemodialisa
Instalasi Hemodialisa di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek dilengkapi dengan 40 tempat tidur, termasuk 2 tempat tidur cadangan, dan beroperasi dalam tiga shift—pagi, siang, dan malam. Dengan kapasitas ini, rumah sakit mampu melayani hingga 120 pasien setiap harinya.
Akses Layanan untuk Berbagai Kalangan
Layanan pemasangan CDL hemodialisa di RSUDAM dapat diakses oleh berbagai kalangan, termasuk pasien umum, peserta asuransi swasta, dan peserta BPJS Kesehatan. Hal ini menjadikan layanan tersebut lebih inklusif dan mudah dijangkau oleh masyarakat.
Komitmen RSUDAM dalam Pelayanan Kesehatan
Seiring dengan meningkatnya jumlah kasus penyakit ginjal kronis, RSUD Abdul Moeloek terus memperkuat kapasitas dan kualitas layanan. Dengan demikian, pasien tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan penanganan medis yang dibutuhkan.
Inovasi yang dihadirkan oleh RSUD Dr. H. Abdul Moeloek menegaskan posisinya sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan di Provinsi Lampung. Rumah sakit ini bertekad untuk memberikan harapan, mempercepat penanganan, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Dengan semangat “Bekerja dengan Hati, Melayani dengan Cinta, Bergerak Bersama, Berkembang Bersama,” RSUDAM berkomitmen untuk menghadirkan layanan kesehatan yang tidak hanya unggul secara medis, tetapi juga humanis dan penuh empati.